Jumat, 23 Januari 2015

mahasiswa berwirausaha



BAKSO CUMI
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah kewirausahaan yang di ampu oleh :
Drs.Zainal Arifin, M.M
                                                                       
 

Oleh :
LATHIFATUL FAJRIYAH
NPM :
 11.1.01.11.0041


 
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2014

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT yang telahmelimpahkan rahmat, taufiq dan hidayahNya sehingga penulisan makalah dapat terselesaikan. Solawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Dengan segenap kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Dan dengan harapan semoga makalh ini dapat bermanfaat. Aamiin.

23 September 2014


PENULIS



DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ..........................................................................................             i
KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iii
BAB 1: PENDAHULUAN..................................................................................... 1
1.1         Latar Belakang ............................................................................... 1
1.2         Rumusan Masalah........................................................................... 2         
1.3         Tujuan Khusus ................................................................................ 2
BAB 2: PEMBAHASAN  ............................................................................. ........ 3
2.1         Pengertian Bakso ................................................................... ........ 3
2.2         Sejarah bakso ...........................................................................        4
2.3         Bakso cumi ...............................................................................         4
2.4         Cara membuat bakso cumi .....................................................        5
2.5         Analisis Keuangan ...................................................................        6
2.6         Analisis 4P ................................................................................         6
2.7         Analisis SWOT  ...................................................................... ........ 7
BAB 3 : PENUTUP                                                                                         ........             8
3.1         Kesimpulan ...................................................................................... 8
3.2         Saran ................................................................................................ 8


BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Bakso adalah makanan khas Indonesia sekaligus sebagai makanan favorit masyarakat Indonesia.  Banyak masyarakat mulai dari kalangan menengah atas hingga menengah bawah menyukai makanan khas yang umumnya terbuat dari daging dan berbentuk bulat.  Dalam penyajiannya, bakso biasanya disajikan dalam keadaan panas-panas dan rasa yang sangat pedas bagi yang hobi makanan pedas.  Makanan bakso sangat populer sekali di kalangan masyarakat, bahkan dapat dengan mudah ditemukan untuk dinikmati dari mulai gerobak dorong yang ada di pinggir jalan hingga mall-mall besar.
Penyajian bakso juga sangat bervariasi untuk menarik minat konsumen. Sekarang usaha bakso keliling sudah ada yang menerapkan sistem waralaba. Bakso yang awalnya merupakan makanan “jalanan”, sekarang mulai disajikan dengan gaya resto. Berkembangnya usaha bakso ini menunjukkan bahwa bakso sangat banyak penggemarnya, melihat peluang yang begitu besar dan persaingan yang semakin ketat, mencari ide yang kreatif sangat diperlukan. oleh karena itu bakso cumi dibuat sebagai inovasi dari bakso yang sudah ada dengan varian rasa pedas berlevel dengan perbedaan dalam hal penyajiannya. Bakso cumi tidak menggunakan tambahan sayur atau bumbu sebagai pelengkap agar berbeda dengan bakso lainnya dengan rasa yang lebih unik, kemasannya praktis dan harganya terjangkau.

B.  Rumusan Masalah
1.    Bagaimana cara membuat bakso yang unik dan praktis yang disukai konsumen?
2.    Bagaimana cara mempromosikan bakso cumi agar penjualannya meningkat?
3.    Bagaimana cara mengembangkan bakso cumi agar mendapatkan keuntungan besar?

C.  Tujuan
1.    Untuk mengetahui cara membuat bakso yang lezat dan nikmat dan praktis yang disukai konsumen
2.    Untuk mengetahui cara mempromosikan bakso cumi agar mendapat respon yang positif dari konsumen
3.    Untuk mengetahui cara mengembangkan bakso cumi agar mendapat keuntungan yang besar


BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian Bakso
Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mie, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Tetapi ada juga yang disajikan dengan bumbu kacang sebagai pelengkapnya. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia, dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mal-mal.
Macam-macam bakso ada banyak sekali, dengan nama yang unik dan lucu membuat konsumen penasaran dan ingin mencobanya, biasanya pemberian nama bakso atas nama pedagang sendiri, kasta atau nama lainnya, seperti bakso mama, bakso papa, bakso panji, bakso barokah, bakso baqoroh dan sebagainya. Namun dalam wikipedia macam-macam bakso ada 13 macam, yaitu:
1.    Bakso urat: bakso yang diisi irisan urat atau tendon dan daging tetelan kasar
2.    Bakso bola tenis atau bakso telur: bakso berukuran bola tenis berisi telur ayam rebus
3.    Bakso gepeng: bakso berbentuk pipih sehingga dinamakan gepeng
4.    Bakso ikan: bakso berbahan dasar daging ikan
5.    Bakso udang: bakso berbahan dasar dari udang
6.    Bakso Malang: hidangan bakso dari kota Malang, Jawa Timur, bakso ini menggunakan tambahan seperti mie kuning, tahu, siomay, dan pangsit goreng sebagai ciri khasnya.
7.    Bakso Karimunjawa atau lebih dikenal Bakso Ikan Ekor Kuning adalah bakso yang bahannya berasal dari Ikan Ekor Kuning.
8.    Bakso Solo dan Bakso Wonogiri: hidangan bakso yang berasal dari Solo dan Wonogiri, bentuknya lebih kecil dari bakso Malang dan tidak selengkap bakso Malang. Tetapi bakso Solo dan Wonogiri memiliki rasa khas sapi yang kuat. Bakso Solo dan Wonogiri terdapat campuran irisan daging sapi atau tetelan.
9.    Bakso keju: bakso resep baru berisi keju. Bagi yang menyukai keju, bakso ini dapat dijadikan varian makanan untuk memakan keju
10.  Bakso Bakar: bakso yang diolesi bumbu khusus dan dibakar langsung (tanpa arang) dan disediakan bersama potongan ketupat dan kuah kaldu yang hangat dan bumbu kacang. Biasanya bumbu oles sebelum dibakar merupakan salah satu yang menentukan enak atau tidaknya bakso bakar.
11.  Bakso kerikil : bahan daging relatif sama dengan bakso-bakso pada umumnya, namun ukuran bakso ini lebih kecil hingga disebut bakso kerikil.
12.  Bakso Balungan: bahan dasarnya tulang
13.  Bakso Unyil: bahan dasarnya daging sapi digiling tetapi ukuran bulatannya seukuran Kelereng

B.  Sejarah Bakso
Bakso memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa Indonesia hal ini ditunjukkan dari istilah 'bakso' berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah berarti 'daging giling'. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam. Kini, kebanyakan penjual bakso adalah orang Jawa dari Wonogiri dan Malang. Tempat yang terkenal sebagai pusat Bakso adalah Solo dan Malang yang disebut Bakso Malang. Bakso Malang dan bakso Solo adalah masakan bakso dan disajikan dengan khas Jawa. Bakso berasal dari China tetapi berbeda dengan bakso Malang dan Solo. Bakso China biasanya terbuat dari babi atau makanan laut dan warnya agak kecokelatan serta bentuknya tidak bulat sekali. Sedangkan bakso Malang dan Solo terbuat dari daging sapi, berwarna abu abu dan bentuknya bulat sekali. Bakso China biasanya tidak disajikan dengan kuah melimpah berbeda dengan bakso Malang dan Solo yang disajikan dengan kuah melimpah (http://id.wikipedia.org/wiki/Bakso).

C.  Bakso cumi
Bakso cumi adalah singkatan dari bakso cucah mingkem. Kata “cucah” diambil dari bahasa slank anak muda yang maksudnya adalah susah, dan kata “mingkem” adalah bahasa jawa yang artinya dalam Bahasa Indonesia adalah “tutup mulut”. Dinamakan cucah mingkem karena rasanya yang pedas sehingga membuat mulut merasa panas dan selalu ingin terbuka sehingga sulit untuk menutup mulut. Bakso cumi merupakan inovasi dari bakso daging biasa yang ditambahkan cabe yang sudah dihaluskan pada bahan dasarnya. bakso umumnya disajikan dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mie, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Dan ada juga yang disajikan dengan bumbu kacang sebagai pelengkap saja. Dalam penyajian bakso cumi akan berbeda dengan bakso lainnya yang menggunakan tambahan sayur, kuah atau sambal, tetapi bakso cumi akan disajikan tanpa tambahan apapun keran rasanya sudah pedas dengan sudah dikemas menggunakan mika agar lebih praktis yang dapat dinikmati dimanapun dan kapanpun. Bakso cumi tergolong masih langka dipasaran karena rasanya yang unik, lezat dan praktis dapat membuat konsumen ingin mencobanya.

D.  Cara Membuat Bakso Cumi
Cara membuat bakso cumi sama halnya membuat bakso lainnya, yang membedakan adalah pada bahan dasarnya ditambahkan cabe yang sudah di haluskan. Untuk membuat varian rasa berlevel, maka harus dibedakan pula dalam pemberian cabenya, pada rasa original atau level 1 tidak menggunakan cabe, pada level selanjutnya di tambahkan cabe sesuai dengan tingkat levelnya, perbandingan pemberian cabe pada levelnya adalah 50 gr.  Adapun cara membuat bakso yang dikutip dari salah satu blog pengusaha bakso (http://wiprads.blogspot.com/2013/11/cara-membuat-bakso.html)  adalah sebagai berikut:
Bahan dasar bakso cumi level 2:
1.   1/2 Kg daging sapi yang sudah digiling.
2.   100 gram tepung kanji.
3.   50 gram es batu.
4.   1/4 kg bawang putih yang dihaluskan.
5.   1 butir telur ayam.
6.   1 sendok teh lada putih bubuk.
7.   100 gr cabe
Cara membuat:
1.    Langkah pertamanya yaitu dengan mencampur es batu, daging sapi giling, telur, dan bumbunya. Kemudian haluskan dengan blender/food processor/mixer.
2.    Haluskan cabe menggunakan uleg an
3.    Sembari mencampur tadi, tambahkan pula tepung kanji dan cabai yang sudah dihaluskan sedikit demi sedikit sambil mengaduk campuran hingga rata. Setelah rata, tuang bahan pentol tersebut ke dalam baskom.
4.    Selanjutnya bentuk adonan pentol sesuai dengan ukuran yang di inginkan. Pentol yang sudah di bentuk di rebus kedalam air yang sudah mendidih. Masukan sesuai dengan kapasitas air, angkat pentol yang sudah terapung, yang terapung merupakan pentol yang sudah masak.
5.    Diamkan bakso hingga dingin, bakso siap di hidangkan atau dikemas.
E.  Analisis keuangan
Dalam penjualan bakso cumi ditargetkan dalam sehari membuat 30 kemasan yang berisi 3 buah, jadi pembuatan @hari = 90 buah
Harga penjualan @buah = Rp. 2.000,00.
Jadi pendapatan setiap harinya 90 X Rp. 2.000 = Rp. 180.000
1.      Bahan Baku
No
Bahan baku
Volume
Harga satuan
Total harga
1
Daging sapi segar
1 kg
100.000
100.000
2
Tepung kanji
100 gr
1.500
1.500
3
Bawang putih
¼ kg
20.000
5.000
4
Cabe
50 gr
40.000
2.500
5
Lada halus sachet
2 sachet
1.000
2.000
6
Telur
2 butir
1.500
3.000
7
Garam
2 sdm
1.500
5.00
TOTAL
114.500

2.      Bahan tambahan
No
Nama barang
Volume
Harga Satuan
Total Harga
1
mika plastik
50 buah
100
5000
2
Staples
1
8000
8000
3
Isi staples
1
4000
4000
TOTAL
17.000

3.      Modal Investasi
Untuk peralatan/modal investasi sementara menggunakan alat-alat pribadi.

4.      Total pendapatan
Adapun total pendapatan @hari adalah:
Bahan baku + bahan tambahan = Rp. 114.500 + Rp. 17.000
                                                  = Rp. 131.500
Jadi, Rp. 180.000 – Rp. 131.500 = Rp. 48.500

F.   Analisis 4P
1.      Product ( produk )
Nama produk adalah bakso cumi (cucah mingkem), bakso yang diinovasi dengan varian rasa pedas yang unik, praktis dan terjangkau

2.      Price ( Harga )
Harga bakso cumi sangat terjangkau dan murah. @pentol = Rp. 2000, dan yang dikemas dijual dengan harga @kemasan = Rp. 6000
3.      Place ( Tempat  )
Lokasi penjualan bakso cumi berada di sekitar sekartaji dan alon-alon kota kediri, karena di 2 tempat tersebut sangat strategis, ramai dan sering dikunjungi orang asing atau selain warga kediri yang penasaran dengan alon-alon kota kediri.
4.      Promotion ( Promosi )
Kami mempromosikan / mengenalkan produk kami dengan pendekatan langsung pada konsumen/pelanggan seperti tetangga, kerabat dan teman dengan memberikan contoh produk sebagai taster untuk  

G. Analisis SWOT
1.    Strength ( Kekuatan )
a.    Masih langka dipasaran
b.    Makanan Bakso lezat, nikmat, dan praktis
c.    Mempunyai varian rasa pedas dari level 1 sampai level 5
d.   Melayani selera konsumen bagi yang menyukai makanan pedas
e.    Makanan selingan yang mengenyangkan
2.    Weaknes ( Kelemahan )
a.    Produk makanan tidak tahan terlalu lama
b.    harga bahan baku yang naik membuat pengurangan produksi
c.    Bentuk bakso yang bulat masih sama dengan bentuk bakso lainya
3.    Opportunity ( Peluang )
a.    Dengan mudah bisa menjangkau masyarakat karena bakso sudah sangat familiar di lidah orang Indonesia
b.    Meningkatkan konsumsi makanan selingan pengganti nasi  
c.    Murah dan Terjangkau
d.   Sehat bergizi
4.    Threath ( Ancaman )
a.    Banyaknya usaha bakso dengan berbagai bahan baku yang unik membuat persaingan semakin ketat
b.    Penyebaran pemasaran yang belum meluas, sehingga penjualan dan pengenalan belum meluas 
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
1.    Bakso atau baso adalah bola daging. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi dan tepung, tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam atau ikan. Bakso merupakan salah satu makanan yang populer di Indonesia. Harganya relatif mudah dijangkau oleh berbagai kalangan. Dari kelas menengah kebawah hingga kelas menengah keatas. Bakso cumi merupakan salah satu makanan inovasi dari bakso yang akan dikemas dengan unik dan praktis dengan memberikan varian rasa pedas yang berlevel 1 hingga level 10. Tampilan dan varian rasa menjadikan bakso cumi berbeda dengan bakso lainnya, sehingga akan menarik minak masyarakat untuk segera ingin mencobanya.
2.    cara mempromosikan bakso cumi adalah dilakukan melalui pendekatan dari mulut ke mulut pada teman, saudara dengan memberikan sedikit produk sebagai taster untuk mengetahui selera masyarakat dan untuk meminta saran guna memperbaiki produk menjadi lebih baik lagi.
3.    Cara mengembangkan usaha bakso cumi agar mendapat keuntungan yang lebih besar adalah menentukan harga dan lokasi penjualan, harus strategis yang banyak dan sering di kunjungi oleh masyarakat.

B.  Saran
1.      Pengusaha
Tahap awal untuk membuka usaha bakso adalah memilih jenis bakso yang akan di jual. Mengingat usaha bakso sangat banyak dan persaingan semakin ketat, kreativitas dan keuletan sangat diperlukan. Jadi, membuat ketika membuat usaha hendaklah membuat sesuatu yang unik dan masih langka bahkan belum ada di pasaran masyarakat. Dengan begitu akan menarik minat konsumen dan memberikan peluang bagi untuk mengembangkan usahanya.
2.      Pengembangan usaha 
Ketika bahan dasar bakso semua naik, sebagai alternatifnya dapat di ganti dengan daging ayam, ikan atau yang lainnya dan rasa pedas dapat diganti dengan memebrikan lada yang lebih banyak sebagai pengganti cabe agar usaha yang dikembangkan tidak berhenti begitu saja. Dan dapat memberikan sebuah inovasi baru dengan menambahkan berbagai sayuran pada bahan dasarnya, menambahkan kuah dan sambal dalam penyajiannya atau bentuk bakso agar menjadi lebih bervariasi. 
  

Daftar Pustaka  

Yuyun. A (2007) Panduan wirausaha aneka membuat bakso. Surabaya : Agromedia Pustaka 
November http://wiprads.blogspot.com/2013/11/cara-membuat-bakso.html diunduh pada tanggal 22 Nopember 2014 pukul 10.15 WIB
http://saung-kangmuhri.blogspot.com/2013/09 diunduh pada tanggal 22 Nopember 2014 pukul 10.49 WIB
http://id.wikipedia.org/wiki/Bakso diunduh pada tanggal 23 Nopember 2014 pukul 14.35 WIB







Tidak ada komentar:

Posting Komentar